Kamis, 31 Januari 2013

Sakit atau Gangguan Kesehatan pada Hamster

       Pada dasarnya, hamster merupakan hewan yang tidak mudah sakit. Namun, ukuran tubuhnya yang kecil menjadikan sulit mengidentifikasi penyakit yang diidapnya. Hamster yang terserang penyakit biasanyan hanya bisa bertahan hidup 1-7 hari. Jadi, jika tampak tanda-tanda adanya penyakit, hamster harus segera ditangani.

Hamster Tidak Mau Makan

      Hamster yang tidak mau makan biasanya malas bergerak, lesu, dan tidak mau menyentuh pakannya sama sekali.

Jamur dan Kutu yang Hinggap pada Hamster

          Hamster yang terinfeksi jamur atau kutu terlihat selalu menggaruk-garuk, kulitnya mengering, dan kadang-kadang disertai kerontokan. Selain itu kutu binatang pengerat juga dapat menyebabkan penyakit pada manusia yang disebut plague.

Hamster Diare

          Diare pada hamster seing disebabkan oleh konsumsi sayuran dan buah-buahan yang berlebihan dan terus-menerus. Penyebab lainnya seperti perubahan makanan secara mendadak, kandang kotor yang tidak pernah dibersihkan, atau adanya bakteri.
          Ketika menderita diare, bagian ekornya terlihat selalu basah, terutama di sekitar anus, karena sering buang air. Akibatnya, kandang berbau tidak enak dan terlihat kotor atau basah. Berbeda dengan bau kandang hamster sehat yang tidak menyengat dan kering. Hamster yang terserang diare perlu dikaji penyebabnya. Hal ini penting karena masing-masing penyebab membutuhkan penanganan yang berbeda.

Mengatasi Salesma atau Flu pada Hamster

          Salesma atau pilek pada hamster biasanya diakibatkan udara panas atau penurunan suhu secara drastis. Gejalanya terlihat dari hamster yang sering bersin, serta keluar cairan dari mata dan hidung. Hamster juga lesu dan lemas, matanya setengah menutup, serta sering terlihat bergelung (tidur) di salah satu sudut kandang. Kadang-kadang, tubuh hamster yang pilek terasa dingin saat disentuh.

Mengatasi Hamster yang Stres

        Hamster, sebagaimana juga hewan lainnya, dapat mengalami stres, yakni suatu kondisi yang menyebabkan ia merasa tidak nyaman, tidak sehat, dan tidak bersemangat. Stres pada hamster bisa disebabkan oleh makanan, ancaman hewan lain, kaget, kondisi kandang yang kotor, tidak adanya pasangan saat birahi, dan suhu yang terlalu tinggi di sekitar tubuhnya.

Tips Membeli Hamster


Contoh hamster yang sehat, bulunya bersih dan kering
   Sebelum membeli hamster, sebaiknya tentukan lebih dulu jenis hamster yang akan dibeli, yakni jenis Campbell, Winter White, Syrian, atau Robo Rovsky. Selanjutnya, pahami pakannya, cara hidup, dan yang terpenting perawatan secara keseluruhan.

Tips Menjaga Kesehatan Bulu dan Tubuh Hamster

          Salah satu cara menjaga kesehatan bulu hamster adalah dengan memberikan bedak khusus secara merata ke tubuhnya. Bedak, obat-obatan, serta perlengkapan perawatannya bias diperoleh di petshop.
Berikut cara memberikan bedak kepada hamster.
1.Taburkan bedak ke punggung hamster.
2.Ratakan dengan jari tangan hingga ke seluruh bulunya.
3.Balikkan tubuh hamster agar posisinya terlentang.
4.Taburkan bedak, lalu ratakan kembali dengan tangan.
5.Rapikan rambut dengan sisir khusus bulu hamster.
6.Berikan minyak ikan sebulan sekali.

Apa yang Menyebabkan Bulu Hamster Rontok?



    Dalam beberapa kasus ditemui bulu hamster sering mengalami kerontokan, bahkan kebotakan. Hal ini harus diwaspadai sejak awal. Kerontokan bulu dapat disebabkan bebrapa factor sebagai berikut.

Selasa, 29 Januari 2013

Sifat-sifat Hamster

Hamster memiliki sifat yang beragam sesuai kondisi sekitarnya. Para pecinta hamster akan mengetahui sifat hamster setelah sebulan memeliharanya. Berikut bebrapa sifat hamster yang menarik untuk dicermati.

1.Pemalas

Hasil pengamatan selama tiga tahun, menunjukkan rata-rata hamster tidur lebih dari 15 jam per hari. Hamster hanya bangun saat lapar, haus, dan buang air, setelah itu tidur kembali. Waktu tidur hamster adalah pagi, siang, dan sore. Hanya pada malam hari hamster melakukan aktivitas.