Selama ini, kucing selalu dikaitkan dengan hewan penyebar toxoplasma. Yang harus diluruskan disini adalah sebenarnya semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi dan menularkan toxoplasma kepada manusia. Dan yang dapat terinfeksi toxoplasma tidak hanya perempuan tetapi laki-laki juga bisa terinfeksi. Baik yang muda ataupun tua juga dapat terinfeksi toxoplasma. Kucing bukanlah sumber utama penularan toxoplasma. Yang pasti bila seseorang telah terinfeksi toxoplasma, berarti orang tersebut pernah menelan kista toxoplasma yang masih hidup. Kista bisa berada pada sayuran atau daging yang tidak dimasak sempurna. Jadi, bila dikatakan kucing sebagai penyebar toxoplasma, anda salah besar. Rasulullah SAW dalam beberapa hadits telah menekankan bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.