Diare
pada hamster seing disebabkan oleh konsumsi sayuran dan buah-buahan yang
berlebihan dan terus-menerus. Penyebab lainnya seperti perubahan makanan secara
mendadak, kandang kotor yang tidak pernah dibersihkan, atau adanya bakteri.
Ketika
menderita diare, bagian ekornya terlihat selalu basah, terutama di sekitar
anus, karena sering buang air. Akibatnya, kandang berbau tidak enak dan
terlihat kotor atau basah. Berbeda dengan bau kandang hamster sehat yang tidak
menyengat dan kering. Hamster yang terserang diare perlu dikaji penyebabnya.
Hal ini penting karena masing-masing penyebab membutuhkan penanganan yang
berbeda.
1.Diare Akibat Konsumsi Sayur dan Buah yang
Berlebih
Penanganan
cukup mudah, yakni dengan menghentikan pemberian sayur dan buah, lalu ganti
dengan makanan kering khusus untuk hamster. Air minum juga harus selalu
tersedia, karena hamster yang menderita diare membutuhkan cairan lebih banyak,
sehingga rentan dehidrasi atau kekurangan cairan. Dengan penanganan tersebut, kesehatan
hamster akan membaik dalam 1-2 minggu.
2.Diare Akibat Jamur
Serutan
kayu yang jarang diganti secara tidak langsung dapat menyebabkan hamster
terserang diare. Sebab, serutan kayu yang basah akibat urine hamster akan
ditumbuhi jamur Aspergillus. Selain tumbuh pada serutan kayu bekas urine, jamur
ini juga dapat tumbuh pada sayur atau buah sisa makanan hamster yang membusuk.
Gejala
hamster yang terinfeksi jamur ini akan terlihat lesu, sulit bernapas,
gatal-gatal pada kulit, dan diare yang kronis. Jika tampak gejala tersebut,
hamster harus dipisah dari kelompoknya, lalu bersihkan kandang tersebut minimum
sehari sekali. Hamster yang terinfeksi jamur perlu dibawa ke dokter hewan untuk
diberikan obat antibiotik (Baytrill) dan obat antijamur (Griseofulvin).
Selain
hamster yang sakit, obat juga bisa diberikan pada hamster lain yang masih
sehat, sebab penyebaran penyakit ini terbilang cepat. Penanganan yang terlambat
bisa menyebabkan hamster mati.
3.Diare Akibat Diare
Penyakit
diare yang disebabkan oleh bakteri biasa dikenal dengan nama wet tail. Umumnya menyerang hamster yang
berusia masih muda. Penyebab utama penyakit ini adalah tingkat stres yang
tinggi, sehingga mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan metabolisme di
dalam organ pencernaan. Jika menemui gejala tersebut, hamster harus segera
ditangani atau dibawa ke dokter hewan. Jika dalam waktu 24 jam tidak diobati,
hamster akan mati mendadak.
Gejala
yang dialami umumnya hamster terlihat malas makan dan minum. Pertolongan
pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan obat antidiare
(Kaopectate) dan sedikit antibiotik. Selain itu, hamster juga perlu disuapi
dengan bantuan pipet.
Penyakit
ini hanya menyerang hamster Syrian dan tidak ditemukan pada hamster-hamster
mini. Bahayanya, penyakit yang menyerang induk hamster Syrian dapat menurun ke
anak-anaknya.
SEMOGA BERMANFAAT!!! :)
Kalau gak di bawa ke dokter hewan gimana misalnya dikasih obatnya saya kasih gak apa apa dan obatnya ada di apotek terdekat gak
BalasHapus